JAKARTA - Olahraga rutin penting untuk kesehatan dan kesejahteraan jangka panjang. Namun, banyak orang merasa malas atau tidak termotivasi untuk melakukannya, dan hal ini normal.
Studi menyebut kurangnya motivasi berarti seseorang tidak merasakan dorongan pribadi untuk berolahraga. Faktor biologis dan lingkungan turut memengaruhi tingkat energi dan motivasi.
Selama musim hujan, ritme sirkadian tubuh cenderung bergeser karena berkurangnya paparan sinar matahari. Kurangnya cahaya matahari memengaruhi neurotransmiter seperti serotonin dan meningkatkan hormon melatonin, sehingga membuat tubuh lebih mengantuk dan kurang aktif.
Pergeseran biologis ini merupakan respons alami tubuh terhadap lingkungan. Oleh karena itu, penting menemukan strategi untuk tetap bergerak meski motivasi menurun.
Tetapkan Tujuan Kecil dan Aktivitas yang Fleksibel
Mulailah dengan target sederhana, misalnya berjalan cepat selama 10 menit, latihan sirkuit ringan, atau lima gerakan yoga. Tujuan kecil lebih mudah dicapai dan mengurangi hambatan mental.
Tidak semua aktivitas harus berupa olahraga formal. Aktivitas sehari-hari seperti menaiki tangga, berjalan kaki, atau pekerjaan rumah tangga tetap dihitung sebagai gerakan yang meningkatkan pembakaran kalori.
Menetapkan tujuan yang realistis membantu membangun konsistensi. Ketika aktivitas terasa mudah dan menyenangkan, motivasi untuk melanjutkan meningkat.
Manfaat Paparan Sinar Matahari dan Pemanasan
Luangkan waktu 10–20 menit untuk menikmati cahaya pagi. Paparan sinar matahari membantu mengatur ritme sirkadian, meningkatkan serotonin, dan memberi energi agar lebih mudah bergerak.
Selama musim hujan, otot cenderung lebih kaku. Pemanasan sederhana sebelum berolahraga membuat aktivitas lebih nyaman dan mengurangi risiko cedera.
Perubahan kecil seperti menikmati cahaya pagi atau melakukan peregangan ringan dapat membuat olahraga terasa lebih mudah. Tubuh pun lebih siap dan berenergi untuk bergerak.
Strategi Sosial dan Aktivitas Menyenangkan
Olahraga bersama teman, bergabung kelas, atau melalui panggilan video membuat aktivitas fisik terasa lebih menyenangkan. Akuntabilitas dan tujuan bersama mengubah olahraga dari kewajiban menjadi pengalaman sosial positif.
Pilih aktivitas yang disukai, seperti menari, yoga, berjalan sambil mendengarkan musik, atau latihan sirkuit di rumah. Perasaan nyaman selama beraktivitas membangun asosiasi positif yang meningkatkan konsistensi.
Memberikan penghargaan setelah berolahraga juga efektif. Misalnya, menikmati secangkir teh hangat atau beristirahat sejenak selama 10 menit dapat memperkuat kebiasaan positif.
Persiapan dan Fleksibilitas Jadwal
Pastikan perlengkapan olahraga terlihat dan siap digunakan. Mengenakan pakaian olahraga di pagi hari bisa memicu perubahan pola pikir menuju aktivitas.
Jika memungkinkan, jadwalkan olahraga pada waktu paling terang di siang hari. Paparan sinar matahari meningkatkan energi dan suasana hati, sehingga olahraga terasa lebih ringan dan menyenangkan.
Tingkat energi berfluktuasi setiap hari, dan hal itu normal. Beberapa hari Anda akan lebih aktif, sementara hari lain mungkin merasa lelah, jadi fleksibilitas dalam menjalankan rencana olahraga sangat penting.
Konsistensi dari waktu ke waktu lebih penting daripada kesempurnaan. Dengan menjalankan strategi ini, tubuh tetap aktif, motivasi meningkat, dan kesehatan jangka panjang terjaga meski musim hujan atau sedang malas.
Menggabungkan tujuan kecil, aktivitas menyenangkan, paparan cahaya, dukungan sosial, dan fleksibilitas jadwal membentuk pola olahraga yang realistis. Hasilnya, kebugaran terjaga tanpa menimbulkan tekanan mental.
Dengan strategi-strategi ini, olahraga menjadi lebih mudah diterapkan. Tubuh tetap aktif, energi meningkat, dan motivasi untuk bergerak pun bertahan dalam jangka panjang.